HMJ ESY STAI Miftahul Ulum, Latihan Ecobrick Bersama Kadis Lingkungan Hidup Tanjunpinang

Desember 2, 2020

 sejumlah mahasiswa dan dosen sedang mengolah limbah Plastik. 

Tanjungpinang,  Seperti biasa, Himpunan Mahasiswa Jurusan Ekonomi Syariah, mengadakan acara pemberdayaan Limbah Plastic yang terbuang dan banyak ditemui di sekitar kehidupan manusia. Dalam bahasa ilmiah, Limbah itu disebut Ecobrick.

Ecobrick adalah limbah Botol Plastik yang dikemas dengan Plastik bekas dan memiliki kepadatan tertentu. Jika dikelola, dapat berfungsi sebagai blok bangunan yang dapat digunakan kembali. Ecobrick dapat digunakan untuk memproduksi berbagai macam barang.  Termasuk Furniture, Dinding Taman, dan bangunan lainnya.Selain membahas tentang Ecobrick, petugas dari Dinas Lingkungan Hidup Tanjungpinang juga menjelaskan tentang Bank sampah dan Proklim. Bank Sampah adalah suatu tempat yang digunakan untuk mengumpulkan sampah yang sudah dipilah-pilah. Sedangkan Proklim adalah program berlingkup nasional. Dikelola oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Selain itu, dapat juga meningkatkan keterlibatan masyarakat untuk melakukan penguatan kapasitas adaptasi terhadap dampak perubahan iklim dan penurunan emisi gas rumah tangga.Kegiatan kali ini, melakukan pelatihan Ecobrik. Acara ini dihadiri Hendri. ST, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tanjungpinang. Didampingi dua orang staf. Kehadiran Hendri, guna memberi ilmu kepada mahasiswa.Selain mahasiswa, para Dosen STAI juga turut hadir dalam acara tersebut. Diantaranya, Ibu Hernawati.M.Pd, Ibu Mardiah MM, ibu Nelly Hidayah, Ibu Siti Mariyah.M.Pd.I, bapak Kepala Prodi Ekonomi Syariah yakni Bapak Eko Hermawan.M.Ak beserta sekretaris Pak Masjunaidi.Acara tersebut juga dihadiri ketua DEMA STAI, sekretaris prodi TBI , ketua prodi PGMI dan masih banyak lagi dosen lainnya.  Lagi-lagi kegiatan bekerjasama dengan warga Kampung Sidomulyo yang dikomandoi Yasmadi sebagai ketua RT setempat (28/11/2020).Seperti biasa, acara dimulai dengan Doa yang di bawakan oleh Bahtiar, salah seorang Mahasiswa STAI. Dan Mardiah MM, membacakan kata sambutan. Setelah itu, barulah acara inti dari kegiatan ini di mulai. Dibawakan oleh Kepala dinas. Sedangkan para ibu dari Dinas Lingkungan Hidup memberikan ilmu untuk para mahasiswa beserta warga Kampung Sidomulyo.Cukup banyak materi yang diberikan oleh petugas dari DLH Tanjungpinang. Dan dirasakan  sangat bermanfaat. Bahkan, setelah itu, langsung dipraktekkan. Dan para ibu dan bapak pun ikut serta dalam mengajari membuat olahan Ecobrik ini. Para mahasiswa yang menyelenggarakan kegiatan itu, juga sangat berharap, tata cara mengelola Ecobrick ini dapat mereka kuasai. Mengingat dampak dari pembakaran limbah Plastik, menyebabkan berkurangnya pemanasan global.  Oleh karena itu, mari kta sama-sama kumpulkan Limbah Plastic. Dan jadikan sesuatu yang berguna. (***).

PKM Mahasiswa STAI MU Tanjungpinang, Ciptakan Terobosan Tentang Pengolahan Buah-buahan

Mahasiswa/i STAI MU sedang meramu buah-buahan menjadi makanan jenis Abon. 

Tanjungpinang, 

Sejumlah mahasiswa dari Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Miftahul Ulum (MU), beberapa waktu lalu melakukan demonstrasi pengolahan berbagai jenis buah-buahan menjadi sejumlah produk makanan.Kegiatan ini dilakukan bersama kaum ibu warga Tanjung Lanjut Kelurahan Senggarang, Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).Kelompok mahasiswa jurusan Ekonomi Syariah yang biasa disebut HMJ ESY ini, saat menggelar acara, tetap menerapkan Protokol Kesehatan.  Semua yang terlibat dalam acara tersebut, diwajibkan memakai Masker, Menjaga Jarak dan harus Mencuci tangan.

Selain para mahasiswa, kegiatan ini dikomandoi Eko Hermawan M.A.k, yang menjabat sebagai ketua Prodi HMJ ESY. Didampingi Masjunaidi MM, yang menjabat sebagai Sekretaris dan juga ketua RT setempat. Kegiatan ini telah terlaksana diakhir September lalu.Penjelasan salah seorang mahasiswa terkait pengolahan buah-buahan itu, bahwa beberapa jenis buah bisa dijadikan Abon, “kami mahasiswa dari STAI MU, telah lama merancang kegiatan ini. Dan disini, kami telah membuat buah Mangga menjadi Abon, “katanya.Ditambahkannya, Kali ini kami mengolah dua jenis buah. Yaitu buah Mangga dan buah Pepaya. Selain Abon Mangga, kami juga membuat Abon Pepaya. Bukan hanya itu. Kami juga telah mengolah Ikan Tamban menjadi Ikan Krispi, “beber Vivi.Disisi lain, seorang Ibu rumah tangga yang ikut mencicipi hasil olahan itu mengatakan, “kami sebagai ibu-ibu yang ikut mengolah makanan ini, merasa sangat senang dengan kegiatan ini. Paling tidak, pengetahuan kami bertambah terkait pengolahan buah-buahan, “ujar Ibu beranak dua ini. (Ahin).

Mahasiswa Ekonomi Syariah STAI Miftahul Ulum Tanjungpinang, Gelar Seminar Batik

Para guru dandan Mahasiswa tampak serius mempelajari cara membatik secara manual di SDN 006 Kecamatan Bukit Bestari Tanjungpinang.

Tanjungpinang Batik merupakan warisan nenek moyang bangsa Indonesia. Seiring perkembangan zaman,  cara membatik pun mulai mengalami perubahan dalam proses pembuatannya. Jika dulu  membatik dikerjakan secara manual, dengan teknik memberi lilin malam pada kain, namun kini banyak inovasi-inovasi dalam pembuatannya. Tentu saja dibuat agar lebih menarik serta proses pembuatannya pun relatif lebih cepat.Teknik pembuatan secara manual, tidak kalah menariknya untuk dipelajari. Seperti yang dilakukan oleh pimpinan Melajoe Batik Tanjungpinang, ibu Tyas Susilowati. Ibu Tyas mengisi kegiatan seminar membatik melalui kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL) Mahasiswa STAI Miftahul Ulum Tanjungpinang, prodi Ekonomi Syariah untuk guru-guru SDN 006 Bukit Bestari Tanjungpinang.“Seminar ini dilaksanakan untuk memenuhi salah satu kegiatan selama menjadi mahasiswa PKL di SDN 006 Bukit Bestari Tanjungpinang. Semoga ilmu yang didapat bisa bermafaat bagi guru-guru disini, “ujar Syarita saat membuka acara. Kegiatan ini dihadiri 15 orang guru dan staf SDN 006 Bukit Bestari. Serta dihadiri oleh Eko Hermawan, M.Ak dan Neli Hidayah.M.Ag selaku dosen STAI Miftahul Ulum Tanjungpinang.

Seminar membatik dibuka oleh Hj. Farida. S.Pd.SD. Kepala Sekolah SDN 006 Bukit bestari Tanjungpinang.“Seminar membatik ini memberikan wawasan, ilmu pengetahuan serta pengalaman baru untuk guru-guru disini. Dan kegiatan ini sangat bermanfaat untuk guru SDN 006 dalam proses pemberian pelajaran kepada anak didik. Serta dapatmenumbuhkan rasa entrepreneur menjadi pengusaha batik di kota Tanjungpinang, “ujar Farida saat memberi sambutan.Seminar membatik dilaksanakan penuh hikmat serta berjalan dengan lancar. Selain itu, seminar ini juga tetap menerapkan Protokol Kesehatan. Seperti menggunakan masker dan lainnya (19/10/2020).Pada seminar ini, manager melajoe batik turut langsung mengajari, bagaimana proses membantik. Mulai dari membuat pola, memberi malam dan proses pewarnaan.Rangkaian demi rangkaian acara berlalu dengan penuh antusias guru-guru SDN 006 Bukit Bestari Tanjungpinang.“Hasil karya membatik guru-guru SDN 006 Tanjungpinang akan dipajang diperpustakan, “ujar Dian, pengelola perpustakaan.Penyerahan Sertifikat untuk SDN 006 Bukit Bestari sebagai tempat pelaksanaan seminar membatik yang diberikan oleh Fatma Aini, selaku Wakil Kepala sekolah SDN 006 Bukit Bestari kepada Tyas Susilowati Manager Melajoe Batik Tanjungpinang.Dan rangkaian acara ditutup dengan Foto bersama hasil membatik (eko)

BAKTI  SOSIAL HMJ EKONOMI SYARIAH

HMJ-ESY STAI Miftahul Ulum Gelar LDK

WALIKOTA Tanjungpinang H Syahrul foto bersama dosen dan mahasiswa/i STAI Miftahul Ulum Tanjungpinang pada kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan belum lama ini f-istimewa/STAI Mifatahul Ulum.

TANJUNGPINANG – Upaya melahirkan jiwa kepemimpinan bagi mahasiswa/i, pihak Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ulmum (STAI-MU) menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK).Sehingga, dengan LDK ini mampu membuka wawasan dan menumbuhkan keterampilan serta menanamkan jiwa kepemimpinan dalam diri mahasiswa/i terkhusus untuk struktural Himpunan Mahasiswa Jurusan Ekonomi Syariah (HMJ-ESY).Sebanyak 70 mahasiswa/i dari 4 prodi yang ada, turut serta mengikuti LDK tersebut, yang dilaksanakan Senin (2/12) pekan lalu.Pada kegiatan itu, Walikota Tanjungpinang yang beberpa bulan lalu dilantik H Syahrul Spd turut hadir membuka LDK tersebut.Syahrul, juga membagikan pengalamannya dalam mempimpin daerah kepada mahasiswa/i yang mengikuti LDK bagaimana menjadi seorang pemimpin.Lainnya, dosen STAI-MU juga turut hadir pada kegiatan itu. LDK kali ini, mengusung tema ‘Mahasiswa Hari Ini, Pemimpin Hari Esok’.Dwi Vita Lestari S, M.Pd selaku pembina HMJ Esy mengatakan, ada pun materi yang diberikan kepada mahasiswa yakni dasar-dasar kepemimpinan di dalam organisasi kemahasiswaan (Ormawa).“Dengan LDK ini, tentunya mahasiswa/i kami dapat memahami dan menjalankan peran organisasi di lingkup kampus. Selain itu, juga mampu menerapkan sikap kepemimpinan di kehidupan sehari-hari,” jelas dosen cantik, yang turut menjadi narasumber.Menurut Vita, LDK menjadi pembelajaran mahasiswa agar belajar menjadi pemimpin dengan keikutsertaan dalam organisasi internal maupun eksternal kampus.“Proses pelatihan yang akan dilakukan, salah satunya dengan metode pemaparan materi berupa keahlian teknis, kepercayaan diri, kemampuan memutuskan, Intelegensia, Antusiasme serta Integritas,” ungkap Vita, yang aktif dalam berorganisasi dan juga Pengurus ICMI Orda Kota Tanjungpinang.Sehingga, LDK ini manjadi dasar untuk mempraktikkan ilmu kepemimpinan dalam berorganisasi. Wakil Ketua III STAI-MU Bidang Kemahasiswaan Drs. H. Nazarudin, MH juga menjadi narasumber.Ia juga menyampaikan materi, yakni pemimpin harus memiliki wibawa serta bagaimana mempengaruhi orang lain.Lainnya, narasumber dari Kepolisian dihadiri AKP AKP yudiarta rustam SS, MM. dan seorang Caleg 2019 yakni Pajrin. (abh)

SIDANG MUNAQASAH ESY 31 JULI 2018 

SEMINAR PROPOSAL ESY 18 JULI 2018 

SIDANG MUNAQASAH, 09 APRIL 2018